Saking Miringnya Ini Jalur, Saya Gak Kuat Muncak | Gunung Bukit Tunggul


Gunung Bukit Tunggul adalah gunung tertinggi di wilayah Bandung Raya. terletak di Kecamatan Lembang, Kabupaten ­Bandung Barat, Cilengkrang, Kabupaten Bandung, dan Cisalak, Kabupaten Subang. Puncak Bukit Tunggul berada di ketinggian 2.209 meter di atas permukaan laut. Pendek emang. Tapi jalurnya ini loh. Beneran gak ada bonus. Haha. Sebelum ngetawain saya, baca dulu dong sampe kelar.

Bukit Tunggul
Bukit Tunggul
Bukit Tunggul Bukit Tunggul Jalur Bukit Tunggul Jalur Bukit Tunggul Pendakian Bukit Tinggul Pendakian Bukit Tinggul Pos 1 Bukit Tunggul Pos 1 Bukit Tunggul Video Bukit Tunggul Video Bukit Tunggul

 

View this post on Instagram

 

Soak bray

A post shared by Febrian Djaka Putra (@bangian) on

Asli. Emang soak banget jalurnya.

10 menit pertama emang jalurnya masih landai. Setelah pos 1 Pasir Angling jalur masuk Bukit Tunggul yaitu rumah Pak RW, kita akan memasuki area perkebunan milik warga yang masih landai. Cukup lah buat pemanasan badan.

Memasuki 20 menit kedua, jalur mulai menanjak. Mulai memasuki jalur menuju puncak Gunung Bukit Tunggul. Saya pertama kalinya mendaki gunung ini. Saya tidak berani jalan sendiri karena memang sejak pertama Pak RW melarang saya pergi sendiri jika belum pernah dan gak tau jalur pendakian Gunung Bukit Tunggul.

Bener aja. Setelah hampir 30 menit berjalan, jalur makin ekstrim. Untung aja saya bawa guide, bernama Pak Andi, penduduk setempat.

Jalur pendakian makin tidak jelas. Karena waktu itu masih musim penghujan di Gunung Bukit Tunggul dan saat saya mendaki itu pun awan menurunkan gerimis. Semak belukar lagi tumbuh setinggi-tingginya. Jalur jadi gak jelas banget. Jalan yang licin ditambah semak-semak yang menghambat gerak kaki membuat jalur ini makin membuat saya kepayahan. Plus emang badan saya tambun. Jadi emang gak begitu kuat jalan nanjak. Haha.

Jalur segini ribetnya. Baru segini aja badan udah ngerasa kepayahan. Lalu tiba-tiba ada yang membuat saya merasa jadi laki-laki culun seculun-culunnya.

Bayangin men. Di tengah jalur tanah yang menghisap kaki ini, saya ketemu aki-aki menarik gerobak yang isinya penuh dengan rumput buat pakan sapi di kandangnya. Dan doi jalan dengan santai sambil mulutnya menghisap kretek favorit. Gile. Sungkem, ki!

Saya menyapanya. Dia melemparkan tawa yang sangat ramah.

Melanjutkan perjalanan, saya baru berjalan sedikit dengan waktu tempuh sudah 1 jam. Jalur makin terjal. Nafas makin berat. Guide saya yang berusia 60 tahun itu berjalan santai tanpa beban.

Saya coba ikuti semua panduannya. Hingga tak terasa saya sudah berjalan 3 jam.

Selama 3 jam perjalanan itu semua jalurnya menanjak. Jalurnya bebatuan besar, akar ranting dan tanah basah yang licin. Yang membuat kita harus membuka langkah-langkah yang panjang. Istilah jalur “jalan sambil nyium lutut” berlaku di sini.

Sepanjang bagian jalur ini saya tidak menemukan tempat istirahat yang cukup proper. Saya hanya menemukan lahan kecil berukuran mungkin 1 – 3 meter untuk nyender sebentar. Meleng sedikit, saya bisa langsung terguling ke jurang.

Setelah beristirahat sebentar, Pak Andi akhirnya meminta saya untuk mengakhiri perjalanan. Beliau khawatir turun hujan. Ditambah lagi kami tidak membawa perbekalan yang cukup. Air aja cuma bawa 1 botol kecil. Beliau meragukan kemampuan saya. Bukan cuma beliau sih, saya juga gak yakin bakalan kuat melanjutkan perjalanan. Haha.

Akhirnya pun saya kembali turun tanpa pernah sampai ke Puncak Bukit Tunggul. Kamu bisa tonton video perjalanan saya yang payah ini di Bukit Tunggul. Saking cupunya. Videonya bener-bener gak enak ditonton. Goyang semua. Saya gak fokus ambil video. Fokus saya cuma gimana caranya bisa selamat dalam perjalanan ini.

 

Gimana? Pusing kan nontonnya? Maap, jangan dibully. Saya pikir daripada gak ada footage sama sekali, mending yang ada aja diposting.. 🙂

Muncaknya pake drone aja..

Hamparan awan
Hamparan awan
Bukit Tunggul
Puncak Bukit Tunggul foto dari drone

View this post on Instagram

Gemeteran ngeri kena petir

A post shared by Febrian Djaka Putra (@bangian) on

Bagi yang belum kenal rute pendakian Gunung Bukit Tunggul, kalian bisa minta dipandu oleh Pak RT Abah Andi ( HP : 085861648071 ).

Peta lokasi pos 1 Bukit Tunggul Rumah Pak RW : https://goo.gl/maps/7SbLMkqSoGXUTq897

Share and Enjoy !

0Shares
0 0 0

JANGAN BACA SENDIRI. SHARE KE TEMEN KAMU. KLIK TOMBOL DI BAWAH!

Berkomentar!